Apakah Benar Kalau Konten Adalah Segalanya?

Banyak senior blogger yang mengatakan kalau konten adalah segalanya. Lalu apakah itu benar? Jika kalian membuat situs dan mempromosikannya hingga terkenal, maka kontenlah yang membuat pengunjung kalian bertahan. Sebagai contoh, beberapa blog download software yang ada di Indonesia mengalami deindex dan banyak postingannya yang lenyap dari mesin pencari, namun pengunjung tetap datang karena mereka tahu kalau web tersebut menyediakan apa yang mereka butuhkan.

Jadi konten itu penting ya?

Hmm, beda cerita jika web kalian memang mengandalkan mesin pencari. Maka memuaskan kriteria mesin pencari adalah apa yang kalian butuhkan. Persetan dengan kontennya, yang penting website sudah dianggap bagus oleh mesin pencari dan semua artikel nangkring di halaman pertama.

Tidak percaya?

Contohnya saja beberapa media online Indonesia dengan ciri khas click baitnya. Kalian mungkin tahu kalau kebanyakan artikel yang disuguhkan hanyalah artikel kelas rendah dengan memaksakan click bait disana. Namun mereka tetap menguasai medan peperangan dan menyingkirkan blogger kecil hingga jadi hamba adsense yang tak kunjung Payout.

Artikel 3000 kata kalian dikalahkan oleh berita picisan 200 kata yang dibagi menjadi empat halaman. Jadi masih mau bilang konten adalah segalanya?

Ada banyak faktor dalam SEO ini yang membuat SEO itu sendiri tidak mudah dan cukup menguras waktu, tenaga dan uang. Jadi, sebuah konten dengan skor 100 SEO pun belum tentu mengalahkan konten amatir nnamun di publish pada website yang sudah memiliki nilai baik di mesin pencari.s

Jadi apakah ada trik untuk mengatasinya? Perkuat on page dan off page SEO kalian. Cuma itu. Dan jika web kalian berhasil masuk kehalaman pertama mesin pencari maka gunakanlah jurus "Persetan dengan pembaca yang penting cuan", potong artikel kalian jadi 20 halaman. Berikan judul click bait, atau jika perlu Hoax yang di pelesetkan. Yang penting uang masuk! Bangsat! Search engine bakal jadi tercemar dengan tipikal web-web begini nantinya.

Oke lupakan bagian yang terakhir itu hanya sekedar unek-unek dari orang yang jadi korban misinformasi akibat baca judul saja.

Previous Post Next Post